Saturday, January 24, 2009

serangan jantung

Apa yang terjadi sewaktu serangan jantung?
Otot jantung membutuhkan pasokan tetap darah beroksigen. Arteri koroner memberi darah kepada jantung. Jika Anda mempunyai penyakit jantung koroner. bagian dalam arteri koroner Anda dapat terlihat seperti ini:
Plak (yang terbuat dari bahan berlemak, kalsium, dan sel berkeliaran)dengan ukuran berbeda-beda melekat pada dinding arteri. Banyak dari plak tersebut keras di sebelah luar serta lunak dan seperti bubur di sebelah dalam. Plak semakin bertambah dan menyempitkan arteri.
Bila plak keras, kulit luar pecah (retak atau robek), platelet (partikel berbentuk-cakram dalam darah yang membantu penggumpalan darah) datang ke daerah tersebut, dan gumpalan darah terbentuk sekitar plak tersebut.
Jika gumpalan darah menyumbat arteri sama sekali, otot jantung menjadi "kelaparan" akan oksigen dan zat nutrisi (disebut iskemia) di daerah di bawah penyumbatan. Dalam waktu pendek, terjadi kematian sel-sel otot jantung, yang menyebabkan kerusakan permanen. Ini disebut myocardial infarction (MI) atau serangan jantung.
Serangan jantung bisa juga terjadi lebih jarang karena kejang arteri koroner. Selama kejang koroner, arteri koroner mengerut atau terjadi kejang sekali-sekali, yang menyebabkan kekurangan pasokan darah ke otot jantung (iskemia). Ini bisa terjadi saat beristirahat dan bisa terjadi bahkan pada orang tanpa penyakit arteri koroner yang signifikan. Jika kejang arteri koroner terjadi selama jangka waktu lama, serangan jantung bisa terjadi.



Apakah gejala-gejala dari serangan jantung?

Tanya dokter Anda tentang risiko Anda terhadap serangan jantung dan bagaimana mengurangi risiko ini.

Berbagilah informasi ini dengan para anggota keluarga dan pengurus Anda sehingga mereka belajar mengenali gejala serangan jantung dan kapan membantu Anda mencari pengobatan darurat.

Jika Anda mempunyai salah satu dari gejala yang diuraikan di bawah ini yang berlangsung selama lebih dari 5 menit, CARILAH PENGOBATAN DARURAT TANPA DITUNDA. Gejala-gejala ini bisa merupakan tanda-tanda serangan jantung dan pengobatan.

Gejala serangan jantung mencakup:

Nyeri dada atau rasa tak enak di bagian tengah dada; perasaan "tertekan," "berat" atau "remuk" yang berlangsung selama tak lebih dari beberapa menit atau berlalu hilang dan kembali.

Rasa sakit atau tak nyaman di bagian-bagian lain pada bagian tubuh atas, termasuk lengan, bahu, leher, rahang, atau perut.

Sulit bernapas, sesak napas

Berkeringat atau "keringat dingin"

Rasa kembung, salah cerna, atau perasaan tersedak(mungkin terasa seperti “rasa panas dalam lambung”)

Mual atau muntah

Sangat lemah atau gelisah

Detak jantung yang cepat atau tak teratur

Jangan tunggu sampai gejala-gejala Anda "menghilang". Pengenalan dan pengobatan dini gejala-gejala serangan jantung dapat mengurangi risiko kerusakan jantung dan memungkinkan pengobatan untuk segera dimulai. Bahkan jika Anda tidak yakin bahwa gejala-gejala Anda merupakan gejala serangan jantung, Anda masih harus dievaluasi.

Beberapa orang mempunyai serangan jantung tanpa mempunyai gejala apapun (myocardial infarction "diam" myocardial infarction). MI diam dapat terjadi di antara semua pasien, walaupun lebih umum di antara penderita diabetes. Jika Anda mempunyai MI diam, serangan jantung Anda mungkin dapat didiagnosa sewaktu pemeriksaan rutin dokter.



The first symptoms start the clock

Pada tanda-tanda pertama serangan jantung, panggil pengobatan darurat.

Waktu terbaik untuk mengobati serangan jantung adalah di antara satu sampai dua jam pertama dari pertama kali timbulnya gejala. Studi memperlihatkan bahwa orang yang mempunyai gejala serangan jantung sering menunda, atau menunggu untuk mencari pengobatan, selama lebih dari tujuh jam.

Mereka yang menunda cenderung adalah orang tua, wanita, dan yang mempunyai sejarah angina, tekanan darah tinggi atau diabetes.

Jangan menunggu :
Tindakan cepat dapat menyelamatkan nyawa - termasuk nyawa Anda sendiri

Alasan-alasan orang menunda

Mereka adalah orang muda dan tidak dapat percaya ini terjadi pada mereka

Gejala-gejala tidak seperti yang diharapkan

Mereka mungkin menyangkal gejala-gejala ini serius dan menunggu sampai gejala hilang

Mereka mungkin meminta nasehat dari orang lain, terutama anggota keluarga

Mereka mungkin pertama kali mencoba mengobati gejala sendiri, dengan menggunakan aspirin atau antasida

Mereka mungkin berpikir gejala-gejala ini berkaitan dengan masalah kesehatan lain (sakit perut, arthritis)

Mereka mungkin mengutamakan mengurus orang lain (pertama-tama mengurus anak atau anggota keluarga lain) dan tidak ingin menguatirkan mereka.

Menunggu hanya dua jam untuk pertolongan medis mungkin akan membatasi pilihan pengobatan Anda, meningkatkan jumlah kerusakan otot jantung, dan mengurangi kesempatan untuk selamat.

Ketahuilah sebelumnya:

Gejala-gejala serangan jantung.

Siapa yang harus dipanggil untuk bantuan darurat. Jangan memanggil teman atau anggota keluarga. Panggil ambulans untuk membawa Anda ke UGD terdekat.

Obati semua rasa tak nyaman di dada seperti angina atau serangan jantung, kecuali jika dokter Anda telah memberitahu anda secara lain.

Pengobatan (obat-obatan, bedah jantung terbuka dan prosedur intervensi) tidak mengobati penyakit arteri koroner. Pernah mendapat serangan jantung atau pengobatan tidak berarti anda tidak akan pernah mendapat serangan jantung lagi; serangan jantung DAPAT terjadi lagi.




No comments: