Sunday, September 7, 2008

OBAT MATA

Obat mata di Indonesia dapat digolongkan sebagai berikut :

  1. Obat mata golongan antiseptik dan antiinfeksi
  2. Obat mata golongan kortikosteroid
  3. Antiseptik mata dengan kortikosteroid
  4. Obat midriatikum
  5. Obat miotikum
  6. Obat glukoma
  7. Obat mata lainnya

Obat mata golongan antiseptik dan antiinfeksi digunakan pada gangguan mata karena adanya infeksi oleh mikroba, masuknya benda asing ke dalam kornea mata atau kornea mata luka/ulkus.

Obat mata golongan kortikosteroid digunakan untuk radang/alergi mata atau mata bengkak yang bisa disebabkan oleh alergi itu sendiri atau oleh virus. Karena infeksi mata oleh virus itu resisten terhadap pengobatan biasanya digunakan obat mata golongan kortiosteroid untuk menghilangkan gejalanya saja. Kalaupun dengan antiseptik hal itu untuk menghindari infeksi sekunder.

Gabungan antiseptik mata dengan kortikosteroid digunakan untuk masalah mata yang desebabkan oleh mikroba dan dengan keluhan bengkak/radang, gatal atau alergi.

Semua obat mata di atas juga digunakan untuk keluhan mata karena habis operasi. Yang semuanya harus dengan pemeriksaan dokter mata sehingga pemilihan obat matapun tepat.

GLAUKOMA

Glaukoma adalah suatu penyakit dimana tekanan di dalam bola mata meningkat, sehingga terjadi kerusakan pada saraf optikus dan menyebabkan penurunan fungsi penglihatan.

Terdapat 4 jenis glaukoma:

  • Glaukoma Sudut Terbuka
  • Glaukoma Sudut Tertutup
  • Glaukoma Kongenitalis
  • Glaukoma Sekunder.

Keempat jenis glaukoma ditandai dengan peningkatan tekanan di dalam bola mata dan karenanya semuanya bisa menyebabkan kerusakan saraf optikus yang progresif.

  1. Glaukoma sudut terbuka

    Obat tetes mata biasanya bisa mengendalikan glaukoma sudut terbuka.
    Obat yang pertama diberikan adalah beta bloker (misalnya timolol, betaxolol, carteolol, levobunolol atau metipranolol), yang kemungkinan akan mengurangi pembentukan cairan di dalam mata.

    Juga diberikan pilocarpine untuk memperkecil pupil dan meningkatkan pengaliran cairan dari bilik anterior.

    Obat lainnya yang juga diberikan adalah epinephrine, dipivephrine dan carbacol (untuk memperbaiki pengaliran cairan atau mengurangi pembentukan cairan).

    Jika glaukoma tidak dapat dikontrol dengan obat-obatan atau efek sampingnya tidak dapat ditolerir oleh penderita, maka dilakukan pembedahan untuk meningkatkan pengaliran cairan dari bilik anterior.

    Digunakan sinar laser untuk membuat lubang di dalam iris atau dilakukan pembedahan untuk memotong sebagian iris (iridotomi).

  2. Glaukoma sudut tertutup

    Minum larutan gliserin dan air bisa mengurangi tekanan dan menghentikan serangan glaukoma. Bisa juga diberikan inhibitor karbonik anhidrase (misalnya acetazolamide).

    Tetes mata pilocarpine menyebabkan pupil mengecil sehingga iris tertarik dan membuka saluran yang tersumbat.
    Untuk mengontrol tekanan intraokuler bisa diberikan tetes mata beta blocker.

    Setelah suatu serangan, pemberian pilocarpine dan beta blocker serta inhibitor karbonik anhidrase biasanya terus dilanjutkan.

    Pada kasus yang berat, untuk mengurangi tekanan biasanya diberikan manitol intravena (melalui pembuluh darah).
    Terapi laser untuk membuat lubang pada iris akan membantu mencegah serangan berikutnya dan seringkali bisa menyembuhkan penyakit secara permanen.

    Jika glaukoma tidak dapat diatasi dengan terapi laser, dilakukan pembedahan untuk membuat lubang pada iris.
    Jika kedua mata memiliki saluran yang sempit, maka kedua mata diobati meskipun serangan hanya terjadi pada salah satu mata.

  3. Glaukoma sekunder

    Pengobatan glaukoma sekunder tergantung kepada penyebabnya.
    Jika penyebabnya adala peradangan, diberikan corticosteroid dan obat untuk melebarkan pupil. Kadang dilakukan pembedahan.

  4. Glaukoma kongenitalis

    Untuk mengatasi glaukoma kongenitalis perlu dilakukan pembedahan.

Untuk pemilihan obat mata yang tepat sesuai kebutuhan dan keluhan anda ada baiknya anda harus periksakan diri dan konsultasi ke dokter.

Di apotik online medicastore anda dapat mencari obat mata yang telah diresepkan dokter secara mudah dengan mengetikkan di search engine medicastore. Sehingga anda dapat memilih dan beli obat mata sesuai kebutuhan anda.

No comments: