Thursday, January 8, 2009

Hormon-Hormon Dan Kelenjar-Kelenjar Hormon bag.3

Hormon-Hormon sebagai Kurir-Kurir Kimia

Medulla, bagian lain dari kelenjar adrenal, beroperasi sebagai suatu organ endokrin yang berbeda, menghasilkan dua hormon-hormon, adrenaline dan noradrenaline, yang mempunyai efek-efek yang tersebar luas dan cepat diseluruh tubuh. Hormon-hormon ini mencapai efek-efek mereka dengan meningkatkan aliran darah keseluruh organ-organ yang akan diperlukan untuk menghadapi suatu ancaman yang potensial terhadap orang yang bersangkutan. Aliran ke jantung dan otot-otot kerangka meningkat dengan suatu pengurangan pada kulit dan usus yang bersifat kompensasi. Tekanan darah dan denyut nadi meningkat, dan tubuh dilempar kedalam suatu keadaan siap siaga. Mengiringi aksi-aksi ini adalah pelebaran bronchiol-bronchiol paru-paru, dan peningkatan tingkat-tingkat bahan bakar - glukosa dan asam lemak - dalam darah. Perubahan-perubahan ini adalah persiapan-persiapan untuk apa yang kita sebut "lawan atau lari".

Hormon adrenaline juga bertindak sebagai suatu pemancar kimia pada banyak ujung-ujung syaraf, karena medulla adrenal berkembang dari jaringan yang sama didalam fetus yang memberi perkembangan pada sistim syaraf simpatetik.
Pankreas

Didalam daerah perut (abdomen) ada suatu kelenjar yang besar, pankreas, yang bagian terbesarnya adalah exocrine dan yang dalam fungsinya bertautan dengan pencernaan, namun didalam mana satu persennya yang sangat penting terdiri dari sekitar satu juta rumpun sel-sel yang disebut pulau-pulau yang sangat kecil Langerhans. Pulau-pulau ini memproduksi dua hormon-hormon utama yang mengontrol penanganan dari bahan-bahan bakar glukosa dan asam lemak didalam tubuh. Setelah makan ketika glukosa darah meningkat, ia secara langsung menyebabkan pelepasan insulin dari sel-sel beta dari pulau-pulai ini. Insulin mengurangi produksi glukosa didalam hati dan mendorong pengambilan dan pemakaiannya oleh jaringan-jaringan. Serupa dengannya, ia mengurangi pelepasan dari asam-asam lemak dan gliserol dari jaringan adipose. Produksi insulin yang tidak memadai oleh pulau-pulau dalam responnya terhadap glukosa menjurus pada kenaikkan tingkat-tingkat glukosa darah dan pada penampilan dari glukosa didalam urin, karena tabung-tabung ginjal tidak mampu untuk menyerap secara penuh jumlah glukosa yang meningkat yang disaring. Ini adalah gangguan-gangguan dari produksi hormon yang terjadi pada diabetes mellitus. Hormon pankreas lainnya, glukagon, dari sel-sel alfa dari pulau-pulau, mempunyai efek-efek yang berlawanan dengan insulin dalam hati, dan meningkatkan produksi glukosa.

Kontrol bahan-bahan bakar didalam tubuh kemudian adalah suatu keseimbangan dari aksi-aksi kedua hormon-hormon ini, dan dari hormon-hormon adrenaline, noradrenaline, growth hormone, cortisol dan hormon-hormon tiroid. Ini mengizinkan suatu penyedian bahan-bahan bakar yang terkontrol dan tetap pada semua sel-sel untuk metabolisme dan pertumbuhan pada semua keadaan-keadaan.

No comments: