Showing posts with label Macam Penyakit. Show all posts
Showing posts with label Macam Penyakit. Show all posts

Friday, September 11, 2009

Mengenal Osteoporosis.

Pengobatan Ustadz Galih Gumelar - Osteoporosis merupakan penyakit penurunan kekuatan tulang karena tulang mengalami pengeroposan. Kondisi ini menjadikan tulang lebih mudah patah, artinya tulang bisa patah hanya dengan trauma ringan. Makanya tidak jarang ditemui penderita osteoporosis mengalami patah tulang karena kecelakaan ringan seperti terpeleset di kamar mandi, jatuh dari tempat tidur dan lain-lain.

Osteoporosis dan Monopouse

Kalsitonin merupakan hormon yang berperan penting dalam menjaga kadar kalsium dalam tulang agar tulang kuat dan padat, kinerja hormon kalsitonin ini di pengaruhi oleh hormon estrogen. Lha pada saat premonopouse dan monopouse terjadi penurunan hormon estrogen, makanya kinerja kalsitonin dalam menjaga kadar kalsium tulang menjadi kurang maksimal. Inilah alasan mengapa osteoporosis lebih banyak terjadi pada wanita yang mendekati masa monopouse dan yang tengah monopouse.

Gejala Osteoporosis

Gejala osteoporosis ? wah ini yang susah, masalahnya osteoporosis merupakan penyakit yang pendiam, tidak ada rasa sakit sama sekali pada penderita osteoporosis. Biasanya seseorang diketahui mengalami osteoporosis ketika sudah terjadi patah tulang karena pengeroposan dan perubahan postur tubuh karena tulang gak kuat menyangga tubuh *yang asalnya tegap jadi bungkuk*. Makanya pemeriksaan densitas tulang secara teratur dimulai pada masa premonopouse merupakan deteksi dini osteoporosis.

Mengenal Kortikosteroid

Pengobatan Ust. Galih Gumelar - Obat-obat golongan kortikosteroid seperti prednison, dexametason dan hydrocortisone memiliki potensi efek terapi yang cukup ampuh dalam pengobatan berbagai penyakit seperti asma, lupus, rheumatoid arthritis dan berbagai kasus inflamasi lainnya. Tapi kortiko steroid juga memiliki berbagai efek samping yang gak ngenakin, oleh karena itu sebelum menggunakan kortikosteroid apalagi dalam jangka waktu lama dan dosis tinggi sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter anda.

Bagaimana Kortikosteroid bekerja?

Obat golongan kortikosteroid sebenarnya memiliki efek yang sama dengan hormon cortisone dan hydrocortisone yang diproduksi oleh kelenjar adrenal, kelenjar ini berada tepat diatas ginjal kita (lihat gambar). Dengan efek yang sama bahkan berlipat ganda maka kortikosteroid sanggup mereduksi sistem imun (kekebalan tubuh) dan inflamasi, makanya kalo orang dengan penyakit-penyakit yang terjadi karena proses dasar inflamasi seperti rheumatoid arthritis, gout arthritis (asam urat) danalergi gejalanya bisa lebih ringan setelah pemberian kortikosteroid.


Efek Samping Kortikosteroid

Sampai saat ini ratusan produk kortikosteroid tersedia di pasaran. Layaknya obat lainnya, kortikosteroid juga beresiko menimbulkan efek samping yang tidak diharapkan, bahkan beberapa efek sampingnya dapat menimbulkan masalah kesehatan yang cukup serius. Ketika anda mengetahui efek samping yang mungkin terjadi dari obat ini, diharapkan anda bisa mengambil langkah untuk mengontrolnya.

1. Efek samping jangka pendek

  • Peningkatan tekanan cairan di mata (glaukoma)
  • Retensi cairan, menyebabkan pembengkakan di tungkai.
  • Peningkatan tekanan darah
  • Peningkatan deposit lemak di perut, wajah dan leher bagian belakang *orangnya jadi tambah tembem*

2. Efek samping jangka panjang.

  • Katarak
  • Penurunan kalsium tulang yang menyebabkan osteoporosis dan tulang rapuh sehingga mudah patah.
  • Menurunkan produksi hormon oleh kelenjar adrenal
  • Menstruasi tidak teratur
  • Mudah terinfeksi
  • Penyembuhan luka yang lama

Migrain

Pengobatan Ustadz Galih Gumelar - Istilah migrain digunakan untuk suatu pola gejala fisik yang berulang, terutama sakit kepala yang mengganggu dan berkaitan dengan perubahan-perubahan sifat pembuluh darah. Migrain berasal dari bahasa Yunani hemikrania, yang berarti sakit ke­pala pada satu sisi, walaupun migrain tidak hanya menyerang satu sisi. Sebaliknya, bukan berarti semua sakit kepala satu sisi terjadi akibat migrain, karena migrain tidak disebabkan oleh sakit kepala saja. Gejala migrain bervariasi. Gejala neu­rologis mungkin saja terjadi sebelum serangan migrain. Migrain bisa datang tiba-tiba tanpa sebab, kemudian hilang secara mendadak. Faktor utama penyebab migrain adalah stres, karena pembuluh darah di sekeliling otak mengalami vasokonstriksivasodilatasi (pete­baran) yang jauh lebih lebar daripada ukuran normal semula. Diperkirakan bahwa kegiatan pembuluh darah yang lain dari biasanya inilah yang menjadi penyebab serangan migrain. Pada migrain biasa, sakit kepala yang parah dan mengenai satu sisi ini sering muncul mendadak gejala-gejala sebelumnya. (mengecil), disusul dengan

Sekitar 95% penderita migrain mengeluhkan gejala mual, yang terasa pada waktu serangan atau mungkin juga pada waktu sakit di kepala mencapai puncaknya dengan berat. Se­bagian merasa bahwa nafsu makannya berkurang dan mun­tah hebat, yang lebih mengganggu dari rasa sakit kepala itu sendiri. Pada saat muntah yang hebat, penderita tidak dapat minum sama sekali sehingga dapat terjadi dehidrasi ringan. Gejala ini akan menghambat lambung dalam melakukan tu­gasnya menyerap sesuatu, hingga obat penghilang rasa sakit yang diminum tidak efektif mengobati sakit kepala, karena obatnya tidak masuk ke dalam tubuh penderita. Pada haki­katnya, migrain ini terdapat pada orang muda. Migrain yang gejalanya seperti denyutan yang berdentum-dentum biasanya terjadi akibat faktor pembuluh darah.

Ada dua kelainan yang menyebabkan timbulnya sakit ke­pala, yaitu: sakit kepala kontraksi otot (tension headache) dan migrain. Seseorang yang mengatami sakit kepala, tanpa di­ketahui penyebab sakit kepata tersebut, hendaknya berkon­ sultasi dengan dokter. Gejala sakit kepala biasanya merupakan gejata terburuk pada saat serangan migrain, yang dapat muncut pada bagian kepala mana saja. Kepata terasa berat dan ada gangguan sedikit atau rasa perih atau mengantuk.

Ada beberapa jenis migrain, antara lain:

(1) migrain biasa. Merupakan migrain yang paling banyak didenita. Kebanyakan serangan migrain biasa ini ber­langsung selama sehari atau kurang, dan sangat jarang terjadi lebih dari 3 hari.

(2) migrain klasik. Serupa dengan migrain biasa, hanya migrain kiasik ini dimulai dengan gejala neurologis. Serangan migrain klasik ini umumnya lebih singkat, dan menyerang penderita lebih jarang dibandingkan dengan migrain biasa. Beberapa subtipe migrain klasik yang terpenting antara lain migrain vertebno-basiter, migrain hemiplegik, migrain optalmoplegik, dan mi­grain retinal.

(3) migrain ekuivalen. Merupakan penyakit yang sering dijumpai. Tetapi sangat umum dijumpai pada anak-­anak yang sering menderita migrain perut.

(4) migrain pada anak-anak. Biasanya merupakan migrain yang umum, yang ditandai dengan adanya serangan sakit perut berulang yang berhubungan dengan migrain. Sakir perut yang terjadi sering kati berat dan tama hingga muka menjadi pucar, nafsu makan berkurang, mual, dan muntah.

Dalam memberikan diagnosis, biasanya dokter akan me­lakukan pendekatan terlebih dahulu dengan melakukan ta­nya-jawab tentang gejala penyakit, memeriksa pasien de­ngan mencari kelainan, dan melakukan pemeriksaan laborato­rium, jika diperlukan, serta melakukan pengobatan yang spesifik. Cara yang paling tepat unruk mengantisipasi pe­nyakit migrain ini adalah dengan melakukan pencatatan dan melihat polanya. Pemeriksaan yang biasanya dilakukan an­tara lain: tes darah, pemeriksaan mata, pemayanan otak, pe­meriksaan radiologis leher, fungsi lumbal, dan pemeriksaan radiologis sinus (rongga-rongga di sekitar hidung):

Apabila serangan migrain terjadi, yang pertama-tama dilakukan ialah berusaha mengetahui penyebabnya. Catat hari dan saat terjadi sakit kepala, apa yang dilakukan ter­akhir kali sebelum serangan itu datang, dan apa yang telah dimakan. Dalam hal ini hindari perbedaan suhu yang ta­jam dan minumlah aspirin untuk mengurangi rasa nyeri— tetapi, berhati-hatilah dalam menggunakannya.

Dengan melakukan pijatan halus dan pijatan pada bagi­an depan kepala, rasa nyeri dan denyutan di kepala akan berkurang. Mengompres dengan air dingin bisa juga mem­bantu. Belajarlah bersikap rileks, dan lakukanlah meditasi dan doa. Duduk-duduk dan berbaring dengan pikiran yang tenang akan membantu menanggulanginya. Tidur juga sa­ngat penting dalam penyembuhan migrain.

Seputar Sakit Kepala

Pengobatan Ustadz Galih Gumelar - Pusing alias sakit kepala bagi banyak orang sudah jadi kebiasaan sehari-hari. Penasaran soal ada apa di balik pusing kepala? 11 fakta ini mungkin bisa sedikit mengurangi pusing Anda.

Pusing selalu datang tiba-tiba. Di kantor, di rumah, atau ketika masih di perjalanan. Sebabnya juga tak selalu sama, bahkan kadang tidak jelas apa penyebabnya. Duh, makin pusing jadinya!

Nah, jangan bingung dulu. Sebelas fakta soal pusing yang mungkin bisa sedikit memberi pencerahan:

1. Pada masa Yunani kuno sakit kepala diobati dengan meminum teh beraroma peppermint. Selain teh, ramuan campuran camomile, rosemary, dan lavender juga dipercaya dapat mengurangi rasa sakit kepala ringan. Campuran kentang, kol, dan bawang untuk mengompres kepala juga sering digunakan.

2. Sakit kepala karena serangan balik. Sakit jenis ini terjadi karena seseorang terlalu banyak meminum obat sakit kepala. Sakit ini tak akan berhenti sampai orang tersebut menghentikan obat-obat sakit kepala yang biasa diminumnya. Konsumsi obat sakit kepala yang terlalu sering bisa merusak ginjal dan hati.

3. Asumsi yang mengatakan migren adalah penyakit turunan memang nggak sepenuhnya salah. Anak-anak yang mengalami migren umumnya memiliki salah satu keluarga dekat yang mengalami hal sama. Jika salah satu orang tua mengalami migren, maka anaknya memiliki 50% kemungkinan sering terserang migren alias sakit kepala sebelah. Tapi jika kedua orang tua penderita migren maka kemungkinannya naik sampai 75%.

4. Sakit kepala umumnya tidak berbahaya.. Memang sakit kepala menimbulkan rasa tidak nyaman yang amat sangat dan kadang-kadang membuat seseorang tak berdaya, tapi umumnya sakit kepala tidak berbahaya. Sakit kepala ringan semacam ini bisa disembuhkan oleh obat pusing yang tersedia di supermarket atau berbaring sejenak di ruangan gelap.

5. Pusing karena puasa disebabkan karena rendahnya gula darah. Faktor lain penyebab pusing antara lain, stress, polusi, suara gaduh, merokok, kilatan cahaya, dan beberapa jenis makanan penyebab pusing.

6. Migren sangat berhubungan dengan naik-turunnya hormon. Banyak wanita yang terserang migren beberapa hari sebelum menstruasi. Sebagian wanita lainnya justru menderita migren ketika datang bulan. Wanita lebih banyak menderita migren ketimbang pria.

7. Gaya hidup yang sehat adalah solusi utamanya. Tidak merokok, jangan banyak minum alkohol, tidur yang cukup, makanan sehat, dan olahraga ringan setiap hari dijamin bisa membuat seseorang bebas sakit kepala. Lain halnya kalau memang Anda menderita penyakit bawaan yang bisa menyebabkan sakit kepala.

8. Pusing karena ketegangan otot adalah yang paling sering terjadi. Otot leher dan bahu yang tegang sangat berpotensi menyebabkan pusing. Kalau sudah begini, sakitnya bisa berlangsung berhari-hari.

9. Pria lebih sering menderita sakit kepala berkepanjangan ketimbang wanita. Sakit kepala ini biasanya muncul pada jam yang sama di beberapa hari secara teratur. Sakit kepala semacam ini bisa membuat seseorang tak berdaya. Tapi umumnya pusing ini hanya bertahan paling lama 90 menit. Perokok dan seseorang yang hobi minum alkohol biasanya kerap menderita pusing semacam ini.

10. Pusing karena es krim bukan sekadar mitos. Mengonsumsi makanan pencuci mulut yang dingin atau setengah membeku juga bisa mengakibatkan sakit kepala. Pusing semacam ini disebabkan oleh ketegangan pembuluh darah akibat serangan dingin dari es krim. Gangguan aliran darah ini bisa mengakibatkan pembengkakan pembuluh darah.

11. Beberapa makanan pemicu sakit kepala antara lain, cokelat, keju kuning, produk-produk susu, daging merah, ekstrak sayuran, dan makanan yang tinggi kandungan monosodium glutamate dan alkohol. Tapi reaksi seseorang tak selalu sama, semuanya tergantung metabolisme tubuh orang tersebut.

Mulai sekarang singkirkan segelas coklat atau kopi dalam sarapan Anda. Memang keduanya memberi energi cepat bagi tubuh, namun tak maksimal. Pilih salah satu dari 5 sumber energi terbaik untuk tubuh di bawah ini :

Orange Juice, riset membuktikan bahwa tubuh selalu membutuhkan vitamin C, karena tubuh tidak dapat memproduksi vitamin tersebut. Vitamin C yang terkandung dalam orange juice berguna juga dalam membentuk zat besi lebih baik. Selain itu, juga membantu manusia terlepas dari rasa lelah yang berlebihan. Jika Anda bekerja sehari-hari atau memiliki aktivitas yang sibuk, maka sangat baik untuk minum orange juice setiap pagi.

Oatmeal, jika Anda tak memiliki waktu yang cukup untuk sarapan pagi. Sediakan oatmeal yang tersedia dalam kemasan. Oatmeal mengandung banyak karbohidrat yang tidak menggemukkan karena kaya akan serat. Dengan mengonsumsi oatmeal maka perut akan terasa cepat kenyang dan Anda dapat bertahan dalam waktu yang lama untuk beraktivitas tanpa rasa lapar.

Air, jika tubuh dehidrasi atau kekurangan air, maka nutrisi dalam tubuh tidak dapat berjalan dengan baik. Hingga yang terjadi, tubuh menjadi rentan akan penyakit dan terasa letih. Dehidrasi atau tidaknya tubuh Anda dapat diketahui melalui urin. Jika urine Anda terlihat kuning pekat, maka Anda terkena dehidrasi.

Buncis, jika Anda kekurangan zat besi hingga selalu terasa cepat letih, maka buncis jawaban yang tepat. Sayuran adalah sumber zat besi yang sangat bagus dalam menghasilkan sel darah merah. Konsumsi buncis bersamaan juga dengan sumber zat besi lainnya, seperti tahu atau sayuran hijau lainnya.

Apel, apel memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Selain mengandung serat yang tinggi, dengan mengonsumsi apel maka energi yang dihasilkan pun bagus. Bahkan jika kulit apel Anda konsumsi juga, konon dapat menghindari kita dari serangan kanker usus.

Thursday, September 10, 2009

Mengenal Penyakit Lupus

Pengobatan Ustadz Galih Gumelar - Mungkin kita sering atau pernah mendengar istilah penyakit Lupus, tapi kita sendiri tidak tahu persis penyakit Lupus itu apa? Dan seringkali kita tidak peduli dan tidak mau tahu, meskipun kita tidak mengetahuinya.

Mungkin karena kita beranggapan bahwa kita merasa sehat dan tidak perlu tahu soal itu. Nah melihat realitas seperti ini, saya tergerak untuk mencoba menulis tentang penyakit ini, sebagai pelengkap seri kesehatan lainnya yang pernah saya tulis, dengan harapan memberi pengetahuan, wawasan, dan manfaat buat kita semua. Terlebih di bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah ini.

Penyakit Lupus sebenarnya telah dikenal seabad lalu. Waktu itu diduga akibat gigitan anjing hutan. Oleh karena itu disebut Lupus yang berarti anjing hutan (bahasa Latin). Gejala yang muncul pada penderita lupus, bermacam-macam, tergantung sistem tubuh yang terkena lupus. Namun, gejala umumnya adalah demam, rasa lelah berkepanjangan, rambut rontok, dan pegal-pegal otot.

Penyakit Lupus biasanya menyerang wanita produktif. Meski kulit wajah penderita Lupus dan sebagian tubuh lainnya muncul bercak-bercak merah, tetapi penyakit ini tidak menular. Terkadang kita meremehkan rasa nyeri pada persendian, seluruh organ tubuh terasa sakit atau terjadi kelainan pada kulit, atau tubuh merasa kelelahan berkepanjangan serta sensitif terhadap sinar matahari. Semua itu merupakan sebagian dari gejala penyakit Lupus.

Faktor yang diduga sangat berperan terserang penyakit Lupus adalah faktor lingkungan, seperti paparan sinar matahari, stres, beberapa jenis obat, dan virus. Oleh karena itu, bagi para penderita Lupus dianjurkan keluar rumah sebelum pukul 09.00 atau sesudah pukul 16.00. Dan saat bepergian, penderita memakai sun block atau sun screen (pelindung kulit dari sengatan sinar matahari) pada bagian kulit yang akan terpapar.

Penyakit lupus adalah penyakit inflamasi kronik yang diperantarai oleh sistim imun, dimana seharusnya sistim ini melindungi tubuh dari berbagai penyakit justru sebaliknya menyerang tubuh itu sendiri. Penyakit Lupus terjadi akibat produksi antibodi berlebihan. Antibodi tersebut bukannya menyerang virus, kuman atau bakteri yang masuk ke dalam tubuh, justru menyerang sistem kekebalan sel dan jaringan tubuh sendiri. Untuk mendiagnosis penyakit ini dengan pasti, diperlukan pemeriksaan darah atau biopsi kulit. Keduanya untuk memeriksa antibodi-antibodi yang muncul ketika lupus sedang aktif.

Ada tiga jenis lupus, yaitu :
1. Lupus Eritematosus Sistemik (LES), dapat menimbulkan komplikasi seperti lupus otak, lupus paru-paru, lupus pembuluh darah jari-Jari tangan atau kaki, lupus kulit, lupus ginjal, lupus jantung, lupus darah, lupus otot, lupus retina, lupus sendi, dan lain-lain.

2. Lupus Diskoid, lupus kulit dengan manifestasi beberapa jenis kelainan kulit. Termasuk paling banyak menyerang.

3. Lupus Obat, yang timbul akibat efek samping obat dan akan sembuh sendiri dengan memberhentikan obat terkait. Umumnya berkaitan dengan pemakaian obat hydralazine (obat hipertensi) dan procainamide (untuk mengobati detak jantung yang tidak teratur).

Saat ini sudah ada obat baru yang disebut Lymphostat-B, yang berfungsi menghambat protein yang menstimulasi limfosit B (BLyS= B lymphocyte stimulator). Limfosit B adalah sel yang berkembang menjadi sel plasma yang memproduksi antibodi. Jadi dapat memulihkan aktivitas auto-imun menjadi normal, kemudian menghambat aktivitas protein tersebut sehingga limfosit B tidak bisa berkembang menjadi sel plasma yang memproduksi antibodi. Berkurangnya produksi antibodi menyebabkan aktivitas penyakit lupus mudah dikontrol. Saat ini, ada sekitar 5 juta pasien lupus di seluruh dunia dan setiap tahun ditemukan lebih dari 100.000 pasien baru, baik usia anak, dewasa, laki-laki, dan perempuan.

Di Jawa Barat jumlah penderita lupus terdata mencapai 700 orang. Setiap bulan misalnya di RSHS selalu ada 10 pasien lupus baru. Nah jadi kalau data di Jawa Barat seperti ini, artinya kita perlu meningkatkan kehati-hatian bersama. Salah satu obat yang gampang diperoleh dengan biaya murah yang kita kenal saat ini adalah Mahkota Dewa.

Tuesday, September 8, 2009

Gatal - Gatal

DEFINISI

Pengobatan Ustadz Galih Gumelar - Gatal-gatal (Pruritus) adalah suatu perasaan yang secara otomatis menuntut penggarukan.

Penggarukan terus menerus bisa menyebabkan kemerahan dan goresan dalam pada kulit.
Penggarukan juga bisa mengiritasi kulit yang selanjutnya akan menyebabkan bertambahnya rasa gatal, sehingga terjadi suatu lingkaran setan.
Penggarukan dan penggosokan jangka panjang bisa menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan penebalan kulit.

PENYEBAB

Gatal bisa disebabkan oleh suatu penyakit kulit maupun penyakit sistemik.

Penyakit kulit yang bisa menyebabkan gatal-gatal hebat adalah:
# Infestasi parasit (skabies, pedikulosis)
# Gigitan serangga
# Kaligata
# Dermatitis atopik
# Dermatitis kontak
# Dermatitis alergika.

Kontak dengan bahan wol atau bahan iritan (misalnya pelarut atau kosmetik) juga bisa menyebabkan gatal-gatal.
Kulit kering, terutama pada usia lanjut, juga menyebabkan gatal-gatal hebat yang meluas.

Penyakit sistemik yang dapat menyebabkan gatal-gatal adalah:
# Penyakit hati (terutama sakit kuning)
# Gagal ginjal
# Limfoma
# Leukemia
# Penyakit darah lainnya.

Kadang penderita penyakit tiroid, diabetes atau kanker juga mengalami gatal-gatal.
Gatal-gatal juga sering terjadi pada akhir masa kehamilan. Biasanya hal ini bukan merupakan suatu kelainan, tetapi bisa berasal dari gangguan hati yang ringan.

Berbagai obat-obatan dapat menyebabkan gatal, yaitu barbiturat, aspirin dan obat lainnya yang menimbulkan reaksi alergi pada orang-orang tertentu.



PENGOBATAN

Penting untuk mengetahui penyebab dari gatal-gatal, karena jika penyebabnya diketahui maka bisa dilakukan tindakan untuk mengobati penyebabnya tersebut.

Jika kulit meradang, bisanya diberikan krim atau lotion pelembab yang tidak berbau dan berwarna. Pewarna atau aroma tambahan bisa mengiritasi kulit dan menyebabkan gatal-gatal.

Bisa juga diberikan senyawa yang mengandung mentol, kamper, kamomil, eukaliptus dan kalamin.

Krim corticosteroid yang bisa membantu mengurangi peradangan dan mengendalikan gatal-gatal, hanya digunakan jika gatal-gatal terbatas pada suatu daerah yang kecil.

Antihistamin per-oral (misalnya hydroxizin dan diphenhydramine) bisa membantu mengurangi gatal-gatal, tetapi obat ini menyebabkan kantuk.
Antihistamin biasanya tidak diberikan dalam bentuk olesan langsung ke kulit karena bisa menyebabkan reaksi alergi.

Saturday, August 1, 2009

Asma Saat Hamil

Pengobatan Ust. Galih Gumelar - Semua wanita akan mengharapkan kehamilannya berjalan lancar dengan janin tumbuh sehat di dalam rahimnya. Namun bagaimana dengan seorang ibu hamil yang juga menderita asma? Dalam kasus ini asalkan asma sang ibu terkontrol dengan baik, kehamilan akan tetap berjalan lancar baik bagi ibu maupun bagi sang jabang bayi.

Asma sendiri memiliki pengertian penyakit gangguan saluran pernapasan yang ditandai oleh sesak napas disertai bunyi ngik-ngik (mengi) dan / atau batuk persisten yang disebabkan penyempitan otot saluran pernapasan akibat peradangan dan produksi lendir berlebihan.

Asma dan kehamilan
Asma yang dapat membahayakan kehamilan adalah asma berat yang tidak terkontrol. Pada serangan asma berat, komplikasi dapat terjadi baik bagi ibu maupun bagi janin. Komplikasi asma dalam kehamilan dapat berupa turunnya asupan oksigen ke janin, berat badan janin rendah, pertumbuhan janin terhambat, kelahiran prematur, sampai kematian janin. Pada ibu, asma berat yang tidak terkontrol dapat berujung pada kematian ibu.

Apabila seorang wanita memiliki asma dan sedang hamil, maka sangatlah penting mendiskusikan hal ini dengan dokter dalam hal perencanaan pengobatan asma dalam kehamilan sampai mencegah serangan asma.

Asma sendiri dapat membaik, memburuk, atau tidak berubah selama kehamilan. Variasi derajat serangan asma ini dipengaruhi oleh berbagai hal, baik perubahan kadar hormonal, paparan antigen janin, sampai perubahan kekebalan tubuh sang ibu.

Pada kebanyakan wanita, serangan asma umumnya terjadi pada tiga bulan terakhir dari masa kehamilan. Sebelum hal ini terjadi, pastikan ibu sudah mendiskusikan hal ini dengan dokter agar asma dapat terkontrol dengan baik.

Untuk mencegah risiko gangguan kesehatan pada janin akibat asma, terdapat beberapa hal yang dapat ibu lakukan :
  • Mengetahui dan mengatasi pemicu asma. Kenali dan hindari pencetus asma Ibu (polusi, asap rokok, debu, dingin, bulu hewan, stres)
  • Berhenti merokok. Rokok sendiri tidak baik untuk kehamilan dan dapat memicu serangan asma serta menghalangi kerja obat asma. Asap rokok yang berasal dari lingkungan juga sebaiknya dihindari
  • Berkonsultasilah ke dokter sejak awal kehamilan dan mintalah dokter untuk menyiapkan penanganan asma ibu secara tertulis
  • Periksakan kehamilan secara teratur
  • Gunakan obat sesuai dengan yang diresepkan oleh dokter
  • Bila kehamilan ibu semakin membesar, rajinlah selalu melakukan senam hamil untuk berlatih bernapas dengan baik dan melatih otot tubuh
Obat yang aman selama kehamilan
Selama kehamilan trimester pertama, sebaiknya memang tidak menggunakan obat-obatan dikarenakan trimester ini adalah masa pembentukan organ si kecil sehingga sangat rentan akan terjadinya kelainan kongenital atau kecacatan pada janin.

Penelitian membuktikan bahwa obat-obatan asma dalam bentuk inhalasi (inhaler) atau obat yang dihirup, aman diberikan selama masa kehamilan dan tidak berefek teratogenik (menyebabkan kecacatan pada janin). Hal ini disebabkan karena kadar obat di dalam satu ‘puff’ inhalasi tersebut tidak besar dan langsung bekerja ke paru sehingga tidak berbahaya bagi janin.

Sumber : www.goodhousekeeping.com

Pilihan obat inhalasi dapat berupa kortikosteroid inhalasi dan bronkodilator inhalasi. Kortikosteroid inhalasi adalah pengendali proses peradangan saluran pernapasan pada asma. Jenis kortikosteroid inhalasi diantaranya adalah beklometason (Vanceril, Beclovent, Qvar) atau budesonid (pulmicort). Kromolin inhalasi juga direkomendasikan sebagai obat profilaksis atau pencegahan asma selama kehamilan.

Bronkodilator (pelega saluran pernapasan) yang banyak digunakan di dalam serangan asma adalah jenis β2 agonis, diantaranya adalah jenis terbutalin, albuterol (ventolin), dan meta proteronol. Obat jenis antikolinergik seperti ipratropium bromide (Atrovent, Combivent) dapat digunakan pada wanta hamil dengan asma yang tidak memberikan respon terhadap terapi β2 agonis. Meskipun inhaler untuk serangan asma tergolong aman, tentunya penggunaan obat-obatan ini tetap harus di bawah pengawasan dokter.

Apabila ibu membutuhkan obat oral untuk pengendali serangan asma, maka berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter. Obat oral asma tidak seaman obat inhalasi, karena itu apabila memungkinkan, obat ini sebaiknya tidak diminum pada trimester pertama karena terdapat kemungkinan mengakibatkan gangguan pada janin.

Obat asma juga aman digunakan saat melahirkan (apabila serangan terjadi) dan saat menyusui. Apabila serangan asma datang, lakukanlah langkah-langkah berikut ini :
  • Segera gunakan obat pereda/pelega dalam dosis yag biasa Anda gunakan
  • Cobalah untuk tetap tenang dan tetap relaks, sebisa mungkin sesuaikan dengan ritme pernapasan Anda. Duduklah, jangan berbaring, letakkan tangan Anda di lutut untuk membantu Anda tetap tegak dan cobalah untuk memperlambat pernapasan Anda, karena hal ini bisa mengurangi kelelahan yang akan Anda alami
  • Tunggulah 5-10 menit
  • Jika gejala menghilang, Anda bisa kembali melanjutkan aktivitas yang sedang Anda lakukan
  • Jika penggunaan obat pereda tidak menghasilkan efek, hubungi dokter atau ambulans
  • Tetap gunakan inhaler obat pereda (reliever) setiap beberapa menit sampai bantuan datang

Wednesday, May 13, 2009

Polisitemia Vera

DEFINISI
Polisitemia Vera adalah suatu kelainan dari sel prekursor darah, yang menyebabkan sel darah merah terdapat dalam jumlah yang berlebihan.

Kelainan ini jarang terjadi, hanya mengenai lima dari sejuta orang.
Rata-rata terdiagnosis pada usia 60 tahun, tetapi bisa terjadi pada usia yang lebih muda.

PENYEBAB
Penyebabnya tidak diketahui.

Polisitemia vera

GEJALA
Sel darah merah yang berlebihan akan menambah volume darah dan menyebabkan darah menjadi lebih kental sehingga lebih sulit mengalir melalui pembuluh darah yang kecil (hiperviskositas).
Jumlah sel darah merah bisa meningkat jauh sebelum timbulnya gejala.

Gejala awalnya seringkali berupa lemah, lelah, sakit kepala, pusing dan sesak nafas.
Bisa terjadi gangguan penglihatan dan penderita bisa memiliki bintik buta atau bisa melihat kilatan cahaya.

Perdarahan pada gusi dan sayatan kecil sering terjadi, dan kulit (terutama kulit wajah) tampak kemerahan.

Penderita bisa merasakan gatal di seluruh tubuh, terutama setelah mandi air hangat.
Kaki dan panas terasa panas (seperti terbakar) dan kadang tulang terasa nyeri.

Bisa terjadi pembesaran hati dan limpa, yang menyebabkan sakit perut tumpul yang hilang timbul.


KOMPLIKASI

Kelebihan sel darah merah bisa berhubungan degnan komplikasi lainnya:
- ulkus gastrikum
- batu ginjal
- bekuan darah di dalam vena dan arteri yang bisa menyebabkan serangan jantung dan stroke dan bisa menyumbat aliran darah ke lengan dan tungkai.

Kadang polisitemia vera berkembang menjadi leukemia.

DIAGNOSA
Polisitemia vera dapat terdiagnosis pada pemeriksaan darah rutin yang dilakukan untuk alasan lain, bahkan sebelum penderita menunjukkan gejala-gejalanya.
Kadar hemoglobin (protein pembawa oksigen di dalam sel darah merah) dan hematokrit (persentase sel darah merah dalam volume darah total) tinggi. Hematokrit lebih dari 54% pada pria dan lebih dari 49% pada wanita bisa menunjukkan polisitemia, tetapi diagnosis tidak bisa ditegakkan hanya berdasarkan nilai hematokrit saja.

Untuk memperkuat diagnosis dilakukan pemeriksaan sel darah merah yang telah diberi label zat radioaktif, yang bisa menentukan jumlah sel darah merah total di dalam tubuh.
Kadang dilakukan biopsi sumsum tulang.

Nilai hematokrit yang tinggi juga bisa menunjukkan polisitemia relatif, dimana jumlah sel darah merahnya normal tetapi jumlah ciaran di dalam darah adalah rendah.

Kelebihan sel darah merah karena keadaaan lainnya selain polisitemia vera disebut polisitemia sekunder; seperti yang terjadi pada rendahnya kadar oksigen dalam darah yang merangsang sumsum tulang untuk menghasilkan lebih banyak sel darah merah.
Karena itu peningkatan jumlah sel darah merah bisa terjadi pada:
- penderita penyakit paru-paru menahun atau penyakit jantung
- perokok
- orang yang tinggal di daerah pegunungan.
Untuk membedakan polisitemia vera dari polisitemia sekunder, dilakukan pengukuran kadar oksigen di dalam contoh darah arteri. Jika kadar oksigen rendah, berarti itu adalah suatu polisitemia sekunder.

Kadar eritripoietin (hormon yang merangsang pembentukan sel darah merah oleh sumsum tulang) dalam darah juga bisa diukur.
Kadar yang sangat rendah ditemukan pada penderita polisitemia vera, sedangkan pada polisitemia vera kadarnya normal atau tinggi.
Kadang kista di hati atau ginjal dan tumor di ginjal atau otak menghasilkan eritropoietin, sehingga penderitanya bisa memiliki kadar eritropoietin yang tinggi dan bisa menderita polisitemia sekunder.

PENGOBATAN
Tujuan pengobatan adalah untuk memperlambat pembentukan sel darah merah dan mengurangi jumlah sel darah merah.
Biasanya darah diambil dari tubuh dengan prosedur yang disebut flebotomi. Sejumlah kecil darah diambil setiap hari sampai nilai hematokrit mulai menurun. Jika nilai hematokrit sudah mencapai normal, maka darh diambil setiap beberapa bulan, sesuai dengan kebutuhan.

Pada beberapa penderita, pembentukan sel darah merah di sumsum tulang bertambah cepat, sehingga jumlah trombosit di dalam darah meningkat atau limpa dan hatinya membesar.
Flebotomi juga menyebabkan bertambahnya jumlah trombosit dan tidak menyebabkan berkurangnya ukuran organ tubuh, sehingga penderita memerlukan kemoterapi untuk menekan pembentukan sel darah. Biasanya diberikan obat antikanker hidroksiurea.

Obat lainnya bisa mengendalikan beberapa gejala:
- antihistamin bisa membantu mengurangi gatal
- aspirin bisa mengurangi rasa panas di tangan dan kaki, juga mengurangi nyeri tulang.


PROGNOSIS

Tanpa pengobatan, sekitar 50% penderita dengan gejala akan meninggal dalam waktu kurang dari 2 tahun.
Dengan pengobatan, mereka hidup sampai 15-20 tahun kemudian.